Wartacirebon.com – Area pemakaman Kutiong di Jl Jenderal Sudirman Kota Cirebon tidak akan dibongkar atau direlokasi, hal itu diungkapkan oleh anggota Komunitas Tionghoa Cirebon Andi Lie. Andi mengungkapkan, area pemakaman Kutiong merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tertulis di Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang dikeluarkan tahun 2012 silam.

Menurutnya jika sampai ada oknum masyarakat maupun pengembang yang mencoba merubah peruntukan area pemakaman baik menjadi perumahan atau kepentingan bisnis itu adalah salah. “Ini adalah untuk kepentingan RTH, dimana ini fungsinya adalah sebagai daerah resapan air karena jika tidak ada daerah resapan yang luas seperti ini bukan tidak mungkin Kota Cirebon nanti akan semakin banjir,” ungkap Andi.
Masih dikatakan Andi, Pemerintah Kota Cirebon juga mendukung dengan berkeinginan untuk mengelola karena mereka sadar jika Cirebon tidak memiliki RTH, ekosistem yang ada di Kota Cirebon akan semakin rusak. Kedepan, Andi berharap antara Pemerintah dan pengurus area pemakaman bisa bersinergi untuk menjaga karena kedepannya area pemakaman Kutiong bukan hanya menjadi RTH saja, melainkan juga bisa menjadi tempat wisata religi dan budaya. “Pasti lebih banyak nilai positifnya dan kita percaya pemerintah kota sangat mendukung dan bekerjasama dengan baik buktinya kita lihat sendiri,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai adanya perumahan yang sudah dibangun di area pemakaman Kutiong, Andi mengatakan, akan melihat peruntukannya terlebih dahulu apakah sudah benar atau tidak. “Jelas ini RTH dan peruntukan RTH adalah untuk RTH bukan untuk perumahan,” tegas Andi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here