Wartacirebon.com – Hari kedua pelaksaan reses, Dapil 3 DPRD Kota Cirebon melakukan peninjauan dan sidak di beberapa tempat. Namun dari tempat – tempat yang ditinjau, hanya dihadiri oleh segelintir anggota DPRD Kota Cirebon. Hal itu membuat masyarakat protes dan merasa kecewa terhadap anggota DPRD Kota Cirebon.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Badan Kehormatan, Jafarudin mengungkapkan ketika dirinya bertemu dengan masyarakat saat reses, banyak yang protes. “Hari ini saya bertemu dengan masyarakat dan ternyata masyarakat pada protes dari 11 anggota dewan banyak yang tidak hadir,” ungkapnya.

Menurutnya itu adalah kesalahan anggota DPRD yang tanpa pemberitahuan tidak mengikuti reses. “Nanti kita akan mendiskusikan di BK bagaimana kita tindak lanjuti apakah nanti akan memberikan teguran lisan atau mengeluarkan surat teguran kepada fraksi masing – masing agar kebiasaan buruk ini jangan terus berlanjut karena masyarakat sudah pada marah dan kecewa,” imbuhnya.

Dari 11 anggota dewan yang dijadwalkan mengikuti reses di wilayah pesisir Kota Cirebon, ternyata hanya dua anggota saja yang hadir. Jafarudin mengungkapkan, ini menjadi catatan penting untuk anggota dewan karena masyarakat jeli mengawasi kinerja anggota dewan. “Yang tanpa keterangan ini akan kita bicarakan di BK. Secara sanksi tidak ada hanya sanksi moral dari masyarakat. Bilamana tidak mau menemui dan tidak bertanggung jawab di dapilnya masing – masing, jadi kerugian besar untuk yang ingin berkiprah di DPRD lagi,” imbuhnya.

Reses seharusnya menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk bisa bertemu dengan masyarakat. “Masyarakat sangat kecewa apabila terus menerus seperti ini sehingga ada usulan dari masyarakat tidak perlu ada reses jika bertemu saja susah ditambah realisasi masih tidak maksimal,” pungkas Jafarudin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here