Majalengka memang dikenal dengan panorama keindahan alamnya. Banyak sekali tempat-tempa wisata alam yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Salah satunya tempat wisata yang berada di Desa Lengkong Kulon Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka.

Di desa tersebut, ada sebuah objek wisata bernama Talaga Pancar yang menawarkan keindahan dan kesejukan alami khas pegunungan. Talaga Pancar yang sudah ada sejak tahun 1992 ini merupakan sebuah hutan pinus yang biasa digunakan menjadi tempat perkemahan. Kepala Desa Lengkong Kulon, Danu Saki Wijaya mengatakan Talaga Pancar memadukan tempat perkemahan dengan wisata telaga dimana untuk wisata telaga sendiri baru dibuka pada awal tahun 2017. “Saat ini dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) swadaya masyarakat yang ada disini,” ungkap Danu.

Talaga Pancar memiliki luas sekitar 4,5 hektare dengan menyajikan wisata bumi perkemahan yang dipadukan dengan hutan pinus. Selain itu sesuai dengan namanya, di Talaga Pancar terdapat sebuah telaga, namun saat ini talaga tersebut sedang dalam proses pengembangan oleh Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA). “Rencana nanti dari di bulan enam (Juni), BPSDA akan melanjutkan pembangunan bendungan air Telaga Pancar untuk digunakan sebagai tempat wisata dan permainan anak,” imbuhnya.

Meski begitu, fasilitas yang tersedia di Talaga Pancar saat ini terbilang lengkap, terdapat fasilitas MCK sudah memenuhi syarat, lebih dari 30 mck sudah tersedia, gazebo untuk pengunjung beristirahat, hammock, warung, mainan anak seperti ayunan dan berbagi fasilitas lainnya.

Lebih lanjut Danu mengatakan, kedepannya akan mengembangkan objek wisata Talaga Pancar dengan meningkatkan sarana prasarana terlebih dahulu karena sebagai penunjang wisatawan datang berkunjung. “Meningkatkan sarana jalan, Insha Allah dalam waktu dekat akan diperbaiki.
Meningkatkan pelayanan, perlu dilakukan pembinaan dan pengarahan kepada petugas atau pengelola objek wisata dan akan menambah sarana dan prasarana lainnya. Mudah-mudahan itu semua terlaksana,” pungkas Danu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here